16 April 2024

Nelayan Desa Bongganan Dikabarkan Hilang Saat Melaut Diperairan Salakan

0

PERAHU ARIYANTO: Ini perahu milik Ariyanto yang ditemukan di perairan laut, di wilayah Pulau Banyak, Salakan, Banggai Kepulauan. Di dalam perahu tersebut ditemukan lima ekor Gurita hasil tangkapan Ariyanto.(Foto:Irfan Majirung/Bangkep Pos)
Bangkeppos.com, SALAKAN- Nelayan asal desa Bongganan, kecamatan Tinangkung, Ariyanto Naja, (47), dikabarkan hilang saat melaut di perairan Salakan, tepatnya di Pulau Banyak, Sabtu (26/9/2020) sore tadi.

Menurut keterangan Isterinya, Ati, suaminya berangkat melaut sejak tadi pagi sekitar pukul 05.00 Wita. Dan hingga saat ini pukul 23:43 wita belum juga kembali ke rumahnya.

Setelah menginformasikan kabar kehilangan ini, Bangkep Pos kemudian membuat pengumuman terbuka tentang kehilangan nelayan di sejumlah Group WhatsApp. Isi pengumuman itu meminta pihak terkait segera bertindak cepat.

GURITA: Lima ekor Gurita hasil tangkapan Ariyanto yang dibawa pulang ke rumahnya.

Tak terbilang lama, Tim Pol Air Res Bangkep bersama Resque Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkep beserta sejumlah aparat desa dan masyarakat setempat langsung bergerak cepat, melakukan pencarian di sekitar wilayah perairan lokasi pulau tersebut.

Suaib Kalani, warga desa Bongganan, yang ikut dalam pencarian menggunakan perahu kayu berukuran sedang itu menuturkan, sekitar empat jam lebih dirinya bersama tim gabungan melakukan pencarian di perairan laut tersebut, namun belum membuahkan hasil.
“Kami bersama tim hanya menemukan perahu milik Ariyanto dalam kondisi sedang berlabuh di sekitar perairan laut Pulau Banyak. Dan didalam perahunya kami temukan lima ekor Gurita hasil tangkapannya,”ujar Aib, sapaan akrab pria ini kepada Bangkeppos.com

Para masyarakat desa Bongganan tengah berkumpul di jembatan tanjung pelangi Desa Bongganan, menunggu kepastian kabar dari keluarga yang ikut mencari keberadaan Ariyanto di perairan laut Salakan.
Kata Aib, pencarian terhadap Ariyanto akan kembali dilanjutkan bersama tim pada esok pagi. Mengingat, situasinya tidak memungkinkan. Karena kondisi malam hari.
“Jadi kami bersama tim memutuskan untuk melanjutkan pencarian besok pagi. Tapi perahunya (Ariyanto,red) bersama lima ekor Gurita hasil tangkapannya sudah kami bawa pulang ke rumahnya di Bongganan,”tuturnya. (ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!