29 Januari 2024

Om Kereng Harus Tegar atas Musibah Kebakaran yang Menimpanya

0

YANG MASIH TERSISA: Sisa dari barang berharga di rumah Om Kereng yang berhasil diselamatkannya pada kebakaran dahsyat Minggu Siang (7/2/2021) kemarin.(Foto:IRFAN MAJIRUNG/BANGKEP POS)
Bangkeppos.com, SALAKAN- Kebakaran hebat yang membumihanguskan belasan rumah warga di desa Bongganan, Kecamatan Tinangkung, Bangkep, pada Minggu (7/2/2021) siang itu menyisakan pilu yang mendalam bagi seluruh keluarga korban. Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa dahsyat itu, namun tidak sedikit kerugian materi yang dialami oleh mereka.

Seperti yang dialami Om kereng (40). Ayah dua orang anak itu hanya bisa pasrah menerima ujian dari sang maha kuasa. Seluruh harta benda dan barang barang berharga miliknya di dalam rumah ludes dilahap si jago merah. Dan kini hanya ada beberapa saja dari sisa harta bendanya yang berhasil terselamatkan.
“Yang ada dan tersisa sekarang 1 unit kursi sofa, 1 unit Sepeda Motor dan Bentor,”ucapnya.

PASRAH: Om Kereng bersama isterinya hanya bisa diam dan termangu menyaksikan peristiwa kebakaran yang melandanya. (Foto: Irfan Majirung/Bangkeppos)

Om Kereng bersama keluarga kecilnya terpaksa kini harus tinggal dirumah mertuanya. Meski begitu, Om Kereng tetap merasa tak putus asa. Sebab harta yang berharga yang kini masih tersisa saat ini yakni, satu unit sepeda motor dan bentor.
“Tinggal itu yang menjadi sandaran mengumpulkan uang pelan-pelan untuk membangun rumah lagi,”sambung Suparni, isteri tercinta Om Kereng, terisak.

Om Kereng mengaku tak banyak menaruh harapan besar terhadap bantuan pemerintah yang dijanjikan. Karena sebelumnya, kata dia, peristiwa yang sama juga pernah terjadi pada beberapa tahun silam.
“Dan sampai saat ini tidak ada bantuan pemerintah juga. Bahkan rumah yang saya bangun juga itu murni dari hasil keringat saya sendiri,”tuturnya.

Wajar saja, jika Om Kereng sedikit menaruh kekecewaan akan kondisi yang menimpanya saat ini. Dan jika mau jujur, bantuan pemerintah pun tak akan bisa menyamai kerugian material yang dialaminya. Apalagi jika hanya berupa sembako dan pakaian bekas.
“Jadi, ya, mau bagaimana lagi. Pasrah saja. Insya Allah, semoga dengan kejadian ini ada hikmahnya, dan rejeki akan semakin melimpah dan berkah,”tutupnya. (ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!