29 Januari 2024

Bandar Kupon Putih di Bangkep “Kepala Batu” ?

0

Bangkeppos.com, SALAKAN- Para pelaku bandar Kupon Putih sepertinya tak gentar sedikitpun dengan pihak aparat penegak hukum di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep). Buktinya, sampai saat ini mereka dikabarkan masih tetap beroperasi dibulan suci ramadhan ini.

Padahal, sebelumnya sudah ada instruksi dari Kapolres Bangkep AKBP Reja A. Simanjuntak SH, SIK, MH.
“Siapapun oknumnya, tolong laporkan ke saya apabila masih ada yang buka di bulan puasa ini,”ujar Kapolres, kepada seluruh anggota Pewarta pekan lalu, di ruangannya.

KONFIRMASI: Seluruh anggota Pewarta Kabupaten Bangkep menyambangi ruangan Kapolres, saat mengonfirmasikan penberitaan terkait aktivitas para pelaku bandar togel (kupon putih) yang diduga masih beroperasi di wilayah hukum Polres Bangkep. (Foto: dok.bangkeppos)

Kapolres menegaskan, tidak akan mentolerir siapapun jika ada anggotanya yang ikut terlibat, apalagi membekingi pelaku bandar kupon putih.

Kapolres juga membutuhkan bantuan informasi dari masyarakat jika masih ada kegiatan perjudian di wilayah hukumnya saat ini.
“Tolong diinfokan supaya bisa kami tangkap. Karena judi adalah penyakit masyarakat dan dari judi bisa terjadi permasalahan lain seperti pencurian, KDRT, perkelahian, dan lain-lain,”tutupnya.

Sementara itu, Plt.Ketua Pewarta Bangkep Ramli Suma akan terus memantau aktivitas para bandar di kota Salakan ini. Menurut Ramli, bandar kupon putih jadi kepala batu. Karena mungkin saja, kata dia, mereka merasa ada yang membekingi.
“Makanya dorang (Bandar,red) itu jadi kepala batu. Dan tidak takut dengan polisi. Ini yang jadi pertanyaan, ada apa sebenarnya?,”heran Pimpinan redaksi media Peling Raya ini.

Seperti diberitakan sebelumnya disejumlah media online dan cetak, bahwa Kapolda Sulteng akan menindak tegas terkait perjudian yang terjadi di wilayahnya. Bahkan, setingkat Kapolres atau Kapolsek pun jika terlibat akan dievaluasi.
“Segala bentuk perjudian tidak ada tempat di Sulteng Broo, baik itu, sabung ayam, kupon putih atau judi lain sebagainya. Dan kalau Kapolsek atau Kapolres ada yang main-main, maaf saya evaluasi,” tegas orang nomor satu di Polda Sulteng itu. (ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!