16 April 2024

Ratusan ASN Bangkep Ramai-Ramai Ajukan Mutasi, Ada Apa?

0

AKSI DEMO PARA ASN BANGKEP: Ratusan ASN Bangkep menggelar aksi demonstrasi beberapa bulan lalu. Mereka menuntut agar Pemda Bangkep segera membayarkan gaji dan tunjangan mereka. Meski belum terealisasi sepenuhnya, namun tuntutan mereka sebagian telah diakomodir oleh Pemda setempat.(Foto:Dok.Bangkeppos.com)
Bangkeppos.com, SALAKAN- Ratusan para Aparatur Sipil Negara (ASN) kabupaten Bangkep ramai-ramai mengajukan permohonan pindah tempat kerja (mutasi) di wilayah Kabupaten Banggai dan Banggai Laut (Balut). Kabarnya, usulan mutasi itu berkaitan dengan soal jabatan mereka agar menjadi perhatian khusus Bupati Bangkep H. Rais D.Adam.

Informasi yang dihimpun Bangkep Pos.com menyebutkan, isu usulan mutasi pejabat merupakan salah satu motif tertentu, guna mengamankan jabatan atau posisi mereka di level yang lebih tinggi lagi.

Terlepas itu benar atau tidak, tapi sejumlah pihak justru menyarankan Bupati tidak keberatan dengan usulan tersebut.
“Iya. Itu (usulan pindah tugas,red) memang ada juga sisi plus-minusnya. Untuk plusnya, beban keuangan daerah kita menjadi minim. Sedang sisi minusnya, kabupaten Bangkep justru “kehilangan” orang orang yang punya kompetensi,”ujar salah seorang pejabat di Pemda Bangkep, Senin (31/5/2021) kepada bangkeppos.com.

Sumber menjelaskan, keinginan mutasi para ASN Bangkep biasanya dilatari dengan iming-iming posisi jabatan dari pejabat di daerah yang dituju. Namun, ada juga karena alasan jarak dengan keluarga mereka yang agak jauh. Sehingga menyisakan sedikit waktu luang untuk berkumpul bersama dengan keluarga.
“Jika dilihat dari sisi efektivitas keuangan daerah, lebih baik pak Bupati mengiyakan saja. Agar beban keuangan daerah juga menjadi minim,”ungkapnya.

Menariknya, sumber tidak melihat persoalan usulan mutasi tersebut hanya pada soal iming-iming jabatan semata. Bagi dia, untuk pejabat dengan pangkat atau golongan setingkat eselon 2 justru dikuatirkan ada hubungannya dengan pengamanan diri dari unsur keterlibatan kasus pembobolan APBD Bangkep Rp36,5 miliar tahun 2020.
“Semua itu kata kuncinya kembali sama pak Bupati, sebagai orang yang punya kewenangan penuh di daerah ini,”tukasnya. (ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!