15 April 2024

Bangkep Rawan Dampak Gelombang III Covid-19

0

Seluruh Komponen Harus Bersinergi Mencapai Target Vaksinasi

Foto hasil tangkap layar dari unggahan video akun facebook milik dr. Abdi Gunawan. Video dalam foto ini adalah ucapan selamat untuk peringatan ulang tahun kabupaten Bangkep ke 22, yang jatuh pada 3 November 2021. (Foto: facebook Abdigunawan Palindih)

Bangkeppos.com, SALAKAN- Pakar epidemiology memperkirakan kemungkinan bakal terjadinya potensi penyebaran virus corona (Covid-19) gelombang ketiga pada akhir 2021 hingga awal 2022 mendatang.
“Prediksi pakar epidemiology, kemungkinan gelombang tiga Covid-19 akan terjadi di akhir tahun dan awal tahun depan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkep, dr. Abdi Gunawan kepada wartawan, Rabu (3/11/2021).

Diterangkannya, jika potensi gelombang tiga Covid-19 terjadi di Indonesia, maka menurut dr. Abdi, Provinsi Sulawesi Tengah sangat rawan terhadap dampak gelombang tersebut.
“Karena capaian vaksinasinya sangat rendah. Sedangkan, daerah dengan angka pencapaian vaksinasi terendah adalah kabupaten Bangkep. Artinya, Bangkep sangat rawan terhadap dampak gelombang tiga,”tuturnya.

Meski begitu, dr. Abdi tetap optimistik. Sebab menurut dia, dengan pencapaian target vaksinasi minimal 70 persen, setidaknya bisa mencegah penyebaran dampak gelombang ketiga Covid-19.

Pasalnya, vaksinasi merupakan pilar utama dari tiga langkah pencegahan covid-19, dalam rangka membangun kekebalan kelompok (herd immunity).
“Minimal 70 Persen penduduk sudah harus divaksin setidaknya dosis satu,”terangnya.

Dijelaskannya, jika capaian vaksinasi sudah mencapai 70 persen, secara tidak langsung akan menjadi pelindung bagi 30 persen masyarakat lainnya yang tidak divaksin.

Olehnya, untuk mencapai target tersebut, dr Abdi mengajak seluruh komponen terus bersinergi, mempercepat pencapaian target vaksinasi sebanyak-banyaknya di wilayah kabupaten Bangkep.
“Dan ini tidak boleh hanya dilakukan secara sendiri-sendiri atau beberapa kelompok saja, tetapi perlu ada keterlibatan semua pihak,”ucapnya.

VAKSINASI MOBILE : Vaksinasi mobile, sebagai salah satu bentuk upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkep dalam percepatan capaian vaksinasi di seluruh wilayah kabupaten Bangkep. Pelaksanaan vaksinasi mobile ini dilakukan di wilayah kecamatan Buko, Banggai Kepulauan, beberapa pekan lalu. (Foto: hms plrs bngkep for bangkeppos)

dr. Abdi menambahkan, sampai saat ini masih ada sekitar 41,5 sasaran vaksin yang belum tercapai sesuai target. Kisaran persentase itu juga mengacu pada sasaran pencapaian dosis vaksinasi.

Mengacu pada data, hingga pertanggal 3 November 2021, angka vaksinasi dosis I di Bangkep sudah mencapai angka 24,241 sasaran (28,5) Persen. Sedangkan, vaksin dosis II sebanyak 10.161 sasaran atau sekitar (11,9) persen, dan dosis ketiga baru mencapai 825 sasaran. (ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!