15 April 2024

Kartu Peserta BPJS Digunakan Orang Lain, Ini Kata Kepala BPJS Salakan

0

Kepala BPJS Salakan, Monalisa Tumewa, didampingi stafnya, Heri, saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat (5/11/2021). (Foto:Irfan Majirung/Bangkeppos)
Bangkeppos.com, SALAKAN- Kecurangan penggunaan kartu peserta Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) milik orang lain terjadi di kota Salakan, kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Selasa (2/11/2021) kemarin. Korbannya, Sri Sakinah Gasin, wanita asal kecamatan Totikum, Bangkep.

Di unggahan postingan facebooknya, Sri Sakinah mengaku, kartu BPJS kesehatan miliknya digunakan berobat oleh orang lain pada 2 November 2021. Ia pun mengetahui hal itu, setelah mengecek riwayat pelayanan Kartu BPJS kesehatan miliknya.
“Saya tidak pernah ba periksa lagi. Terakhir bulan April 2021. Orang pake torang pe data BPJS atau bagaimana,? tanyanya, heran.
“Apakah ini mau dilaporkan di kantor Polisi atau di BPJS,”sambungnya.

Menanggapi hal itu, Kepala BPJS Salakan Monalisa Tumewa, mengatakan, penyebab hal itu karena human error atau kesalahan entry data akibat kelalaian operator sistem aplikasi BPJS di Puskesmas Salakan.
“Itu kemungkinan karena kesalahan entri data di aplikasi. Misalnya, ada satu digit di nomor kartu yang salah ketika diinput, maka bisa saja yang muncul itu nama orang lain,”terang Monalisa kepada Bangkeppos, Jumat (5/11/2021) di kantornya.

Monalisa mengaku terbantu dengan adanya informasi tersebut. Dari kasus ini, kata dia, BPJS Salakan akan melakukan pendalaman penyebabnya. Apakah itu datanya duplikasi atau mungkin kesalahan entry data.
“Karena ketika dokter ingin memeriksa seorang pasien, tentu itu ada resume medisnya. Dan tidak mungkin dokter mau sembarangan mencatat resume medis si pasien,”ujarnya.

Ditambahkannya, penggunaan kartu BPJS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan menggunakan kartu orang lain, tidak dikenakan biaya.
“Artinya, itu sama sekali tidak merugikan pengguna BPJS. Karena tidak ada dampaknya,”ucapnya.

Sementara itu, Staf Penjamin Manfaat BPJS Salakan, Heri menambahkan, kendati tidak merugikan pihak peserta BPJS, akan tetapi peristiwa itu semestinya tidak boleh terjadi.
“Dan kami juga sudah cek di rumah sakit untuk memastikan: apakah memang ada penyalahgunaan atau tidak. Dan itu murni kesalahan entry data di aplikasi,”singkat Heri.

Berdasar penelusuran Bangkeppos, memang banyak kecurangan yang dilakukan peserta JKN-KIS dalam menggunakan kartu BPJS Kesehatan di sejumlah daerah.

Salah satu yang jadi sorotan yakni, bentuk kecurangan penyalahgunaan kartu peserta yang bukan miliknya.
Faktanya, di beberapa daerah, ada masyarakat yang berobat pakai kartu dengan nama orang lain. Hal ini jelas melanggar hukum, dan merugikan peserta BPJS Kesehatan karena membayar iuran setiap bulannya. (ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!