6 Februari 2024

Kadis Kesehatan Jelaskan Soal Stunting

0

Sejumlah pemateri saat duduk didepan tengah membawakan materi tentang pencegahan penurunan stunting di banggai kepualuan, Senin (21/3/2022) tadi siang, di Aula Bappeda-Litbang Kabupaten Bangkep. (Foto:Irfan Majirung)
Bangkeppos. com, SALAKAN- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan, dr. Abdi Gunawan, menyebutkan, gangguan tumbuh dan kembang pada anak yang biasanya disebabkan oleh beberapa hal. Yakni, karena kekurangan gizi, mengalami penyakit keturunan, dan stimulasi asupan Air Susu Ibu (ASI).
“Faktor-faktor penyebab itu merupakan versi WHO,” terang dr. Abdi, Senin (21/3/2022) tadi siang, pada kegiatan rembuk stunting kabupaten bangkep 2022.

dr. Abdi juga menjelaskan, jika ditemukan ada gangguan infeksi pada anak, lalu mengalami cacingan akibat pola makan, termasuk pola asuh orang tua, itu juga bagian dari stunting.
“Penyebab stunting yang lainnya adalah melahirkan terlalu dini, dan menyusui bayi terlalu lama hingga 2 tahun,” paparnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkep, dr. Abdi Gunawan. (ist)

Jadi menurut dr. Abdi, untuk intervensi stunting itu sifatnya ada dua macam. Pada intinya, kata dia, sifatnya melalui pencegahan dan intervensi makanan.
“Pencegahan stunting itu sifatnya seperti siklus hidup. Mulai dari pernikahan dini, pemberian imunisasi, termasuk harus ada konseling gisi bagi calon pengantin, agar bisa mengetahui tentang pola asuh,” terangnya.

dr. Abdi menambahkan, penurunan stunting bisa terjadi, manakala pendataannya juga jelas dan akurat, ditambah lagi dengan intervensi makanan tambahan atau asupan gizi.
“Saya yakin, itu bisa menjadi faktor yang akan mempengaruhi penurunan stunting,” tukasnya. (ir/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!