10 Juli 2024

Jefri Matabal Dinilai Manfaatkan Forkades jadi Bergaining Politik

0

Foto bersama dengan sejumlah pejabat daerah kabupaten Bangkep, usai melaksanakan musyawarah pembentukan Forkades, beberapa waktu lalu. (dok. Bangkeppos)
Bangkeppos.com, SALAKAN- Pernyataan sikap terhadap dukungan Penjabat (Pj) Bupati Bangkep, Ikhsan Basir Nursin (IBN), yang disampaikan oleh Ketua Forum Kepala Desa (Forkades) Kabupaten Bangkep, Jefri Matabal, lewat video youtube, menuai kritikan tajam dari para kepala desa lainnya.

Jefri Matabal yang juga menjabat sebagai Kades Bolubung, Kecamatan Bulagi Utara itu, dinilai telah melenceng dari jalur dan fungsi Forkades. Bahkan, ia juga disebut-sebut hanyalah memanfaatkan organisasi sebagai bergaining politik.

Sekretaris Forkades Kabupaten Bangkep Affandi Kay menyatakan, Forkades terlalu jauh untuk digiring ke dalam ranah politik praktis untuk tujuan dukung-mendukung, yang sejatinya itu bukan fungsi dari keberadaan Forkades Bangkep.
“Forum ini semestinya menjadi forum pemersatu bagi seluruh kades di Bangkep. Bukan terjebak pada urusan yang kesannya sangat politik. Apalagi ingin dijadikan posisi tawar yang jauh pada urgensi kelembagaan Forkades,” tegasnya, di salah satu WhatsApp Gruop Berita Desa se-Bangkep, Kamis (26/5/2022) kemarin.

Menurut Affandy, sangat tidak bijak, jika Forkades digiring ke dalam ranah politik praktis. Sehingga atas dasar itu, ia menginginkan Forkades dibubarkan.
“Saya sebagai Wakil Sekertaris Forkades Bangkep tidak pernah dihubungi sejak video itu beredar. Dan Forkades seolah sudah terjebak dengan urusan dukung mendukung. Jadi mendingan bubar saja itu Forkades Bangkep,” ucap Kades Bolonan, kecamatan Totikum itu.

Fandi-sapaan akrabnya- menuturkan, selama ini, teman-teman Kepala Desa se Bangkep memberikan kepercayaan kepada forum, dengan tujuan sebagai wadah pemersatu, agar kita terpimpin dan memiliki legitimasi.
“Tetapi bukan untuk kepentingan yang sifatnya sudah mengarah ke politik,” culasnya.
“Dan kali ini saya berbeda dengan Ketua Forum. Tapi saya pikir, Insya Allah beliau paham apa yang menjadi kritikan kita. Harapan saya kita tetap menjaga silaturahmi. Selebihnya saya mohon maf pak Ketua Forum,” tukasnya.

Sementara itu, Kades Talas-talas, Jefry Welong juga angkat bicara. Ia juga sependapat dengan Kades Bolonan, Affandi Kay, agar Forkades dibubarkan saja. Bahkan, menurutnya, Forkades justru tak ada manfaat selama ini.
“Ketua Forkades terlalu jauh mencampuri hal ini bukan ranah porkades, lalu bawa-bawa atas nama kades-kades. Saya sarankan bubar saja, selama ini juga Forkades tidak ada manfaatnya.

Olehnya, Jefri Welong menyarankan kepada Jefri Matabal agar sebaiknya lebih fokus mengurus desa saja.
“Saran saya urus saja desa salam desa. Cuma dimanfaatkan untuk kepentingan politik saja oleh Ketua Forum,” tandasnya.

Kepala desa lainnya, Boni Vasius Bapisa,
juga ikut nimrung mengomentari ihwal tersebut. Bahkan, menurut Boni, sejak awal ia sudah meragukan ending dari Forkades dibentuk.
“Yaku juga bai no komen, bulamo kona tabalian konda forkades. Dari awal yaku suda menduga endingnya akan seperti itu. Kai bula Afandi,” singkatnya, dalam WAG Berita Desa se-Bangkep. (ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!