21 Januari 2024

Bappeda Jamin Dokumen RPD Bangkep Rampung Awal Maret 2022

0

Moh. Aris Susanto.
Bangkeppos.com, SALAKAN- Penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RPD)
kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) sebagai pijakan Penjabat (Pj) Kepala Daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan daerah tahun 2023-2026, hingga kini belum selesai digarap.

Bappeda-Litbang Kabupaten Bangkep, sebagai OPD yang diberikan tanggung jawab, menjamin proses perampungan dokumen RPD tersebut paling lambat awal Maret 2022.

Kepala Bappeda-Litbang Kabupaten Bangkep, Moh. Aris Susanto, mengakui, penyelesaian dokumen RPD memang belum tuntas. Tapi, rancangan dan proses perencanaannya sedang berjalan.
“Termasuk, sudah dikonsultasikan dan disepakati waktu di forum konsultasi publik,” terang Aris-sapaan akrabnya, via telepon seluler kepada sejumlah wartawan, Rabu (23/2/2022) tadi sore.

Menurut dia, gambaran penyusunan program prioritas didalam dokumen RPD sudah jelas, sesuai hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.
“Sebab itu juga telah disusun dan disepakati bersama melalui forum konsultasi publik,” ujarnya.

Lanjut Aris, meski di satu sisi, penyusunan RPD masih terkendala pada kekosongan dokumen perencanaan. Namun prosesnya akan tetap dilanjutkan.
“Nanti, kalau misalkan ada hasil musrenbang yang tidak terakomodir didalam dokumen RPD maupun RKPD, itu akan diperbaiki dan dievaluasi di Provinsi. Karena RPD juga harus dievaluasi di Provinsi,” katanya.

Dia pun menyadari, bahwa tenggat waktu penyusunan dokumen RPD itu berakhir pada 14 Maret 2022.
“Jadi, Bangkep rencananya tanggal 7 Maret paling lambat 11 Maret 2022, sudah ditetapkan oleh pak Bupati lewat peraturan kepala daerah (Perkada),” ujarnya.

Aris menambahkan, seperti di tahun-tahun sebelumnya, biasanya batas waktu penyusunan dokumen RPJMD diselesaikan enam bulan sebelum bupati menjabat.
“Tapi RPD ini hanya diberi waktu 2 bulan 2 minggu. Padahal, biasanya waktunya enam bulan,” ungkapnya.

Olehnya, Aris Optimistik. Pasalnya, penyusunan dokumen RPD tersebut tinggal menyelesaikan beberapa bab berkaitan dengan proyeksi keuangan daerah.
“Dan teman-teman dari Provinsi juga sudah membantu untuk menghitungnya. Agar lebih akurat, sebelum diserahkan untuk dievaluasi,” kuncinya. (ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!