25 Januari 2024

Pabrik Es Kalumbatan Resmi Beroperasi, Bupati H. Rais D. Adam Apresiasi Kinerja Tommy B. Luasusun

0

Bupati Bangkep H. Rais D. Adam saat menyampaikan sambutan pada launching perdana pengoperasian mesin pabrik es di desa Kalumbatan, kecamatan Totikum Selatan, Rabu (11/5/2022). (ist)
Bangkeppos.com, SALAKAN- Menjelang sisa akhir jabatannya saat ini, Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep), H. Rais D. Adam, akhirnya berhasil meresmikan pengoperasian mesin pabrik es di desa Kalumbatan, kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu (11/5/2022).

Dalam sambutannya, Bupati H. Rais D. Adam, meminta pengoperasian mesin pabrik es dimaksimalkan. Sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak.
“Salah satu cara untuk memaksimalkan pemanfaatannya ialah dengan menunjuk pengelola yang bisa bertanggungjawab,” ujarnya.

Begitu pun, dengan masalah pemeliharaannya. Harus selalu dijaga secara bersama-sama. Sebab menurut Bupati, persoalan tanggungjawab dan pemeliharaan mesin itu, bukan hanya tugas pemerintah daerah semata, tetapi juga tugas dan tanggungjawab masyarakat desa Kalumbatan.

Dalam launching perdana pengoperasian mesin pabrik es tersebut, Bupati mengapresiasi kinerja Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Banggai Kepulauan, Tommy B. Luasusun.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangkep, Tommy B. Luasusun, memberi sambutan pada kegiatan peresmian pengoperasian mesin pabrik es tersebut. (ist)

Sebab diketahui, proyek pengadaan mesin pabrik es tersebut dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan sejak 2015 silam, jauh sebelum H. Rais D. Adam menjabat sebagai Bupati Bangkep.

Bahkan, mesin pabrik es tersebut sempat mengalami kerusakan parah, akibat tidak pernah difungsikan selama hampir kurang lebih sembilan tahun.

Meskipun ketika itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangkep sudah sering kali berganti. Tetapi, persoalan kerusakan mesin pabrik es tetap saja belum dapat teratasi. Nanti di era Kepala Dinas Tommy B. Luasusun saat ini, barulah berhasil dioperasikan.
“Itu juga atas permintaan saya menjelang masa akhir jabatan saya. Dan Alhamdulillah, langsung disahuti oleh pak Kadis Perikanan. Ini membuktikan bahwa ada keseriusan pemerintah daerah untuk mewujudkan harapan dan kepentingan masyarakat. Sekaligus untuk menjawab isu miring terkait kinerja bupati dalam lima tahun terakhir,” terangnya.

Diakui Bupati, masih ada beberapa hal yang belum sepenuhnya tuntas untuk direalisasikan dalam visi-misi Bupati yang telah dituangkan dalam dokumen RPJM.
“Hal itu karena terkendala pada situasi covid-19,” ucapnya.

Jadi, lanjut Bupati, siapapun yang menjabat atau memimpin di era Covid-19 saat ini, program kerja pembangunan daerah pasti akan ikut terkena imbasnya.
“Apalagi, situasi yang saya hadapi saat ini sebagai bupati tidak sama dengan situasi di periode bupati tahun sebelumnya. Meskipun demikian, dalam situasi covid-19 saat ini, tapi Alhamdulillah, kita justru masih bisa berbuat yang terbaik untuk daerah ini,” tegasnya.

Terakhir, dihadapan sejumlah masyarakat Kalumbatan, Bupati juga menyampaikan permintaan maafnya selama dalam kepemimpinannya, ia jarang hadir dan bertatap muka langsung dengan masyarakat kalumbatan.
“Saya jarang datang disini, bukan karena ada apa-apanya. Terutama, lantaran kesibukan saya, dan saking padatnya agenda kegiatan,” ungkapnya.
“Dan sekali lagi, saya juga minta maaf, jika sekiranya selama dalam memimpin daerah ini masih ada hal-hal yang tidak sempat terealisasi. Mengingat, sisa masa jabatan saya saat ini tinggal satu minggu lagi. Saya berhenti karena Undang-Undang,” tandas Bupati.

Ditempat yang sama, Tommy B. Luasusun berharap, dengan dioperasikannya mesin pabrik es tersebut akan membawa dampak yang luar biasa. Khususnya, kepada semua rumah tangga nelayan yang bergerak di bidang usaha hasil kelautan.
“Semoga tidak ada lagi keluhan masyarakat nelayan terhadap hasil tangkapan ikan yang rusak, hanya karena tidak tersedianya es,” harapnya.

Tommy memaparkan, hasil produksi tangkapan ikan di wilayah kecamatan Totikum Selatan, setiap tahunnya terus bertambah. Olehnya itu, kata dia, mengenai data base dinas perikanan kabupaten Bangkep saat ini sedang dalam tahap penyusunan.
“Semoga di tahun depan, dokumen otentik terkait pengembangan zonasi-zonasi, baik zonasi tangkapan maupun budidaya bisa segera rampung,” paparnya.

Tommy berkeinginan, agar ke depan wilayah Kecamatan Totikum Selatan dan Kecamatan Liang bisa menjadi sektor industri perikanan Banggai Kepulauan, khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah.
“Kami berharap manfaatkan pabrik es ini sebaik mungkin. Dan semoga kedepan ada dukungan anggaran, kita akan coba membangun Tempat Pelelangan Ikan (TPI),” ucapnya.
“Sebab dengan adanya TPI, Pendapatan Asli Daerah kita akan terus bertambah. Sehingga tidak menutup kemungkinan, Bangkep akan semakin lebih maju. Karena ditopang oleh PAD kita setiap tahunnya,” lanjutnya.

Sebagai upaya untuk menopang PAD Bangkep, Bupati H. Rais D. Adam telah banyak melakukan terobosan dan pendekatan pendekatan dengan pihak investor.
Bahkan, menurut Tommy, Perusda Provinsi Sulawesi Tengah akan menggandeng pihak investor untuk masuk ke Bangkep, berinvestasi di bidang perikanan.
“Sekali lagi, semua ini tidak lepas atas berkat upaya dan inisiatif dari Bapak Bupati. Dan saya sendiri ikut dalam pertemuan bapak Bupati dengan Perusda Provinsi. Dan hasil zoom meeting dengan pihak investor dari luar negeri yang ada di Jakarta, mereka akan datang berinvestasi ke daerah kita, banggai kepulauan,” tuturnya.
“Sekali lagi, kita sama-sama berdoa. Semoga apa yang sudah dilakukan oleh pimpinan kita bisa menjadi kenyataan dikemudian hari. Sehingga kita bisa menikmati hasil dari buah perjuangan tersebut,” sambungnya.

Sebagai bagian dari kepala perangkat daerah yang mendukung visi misi bupati dan wakil bupati, Tommy mengaku telah bekerja dan berbuat semaksimal mungkin, menerjemahkan visi-misi bupati dalam bentuk realisasi program kerja.
“Walaupun pengoperasian mesin pabrik es ini, itu memang diluar dari perencanaan. Tetapi, di sisi lain, saya sering menguatkan teman teman sebagai sesama tim kerja, agar kita selalu bermakna bagi banyak orang. Sehingga ketika kita melakukan pekerjaan dengan keikhlasan dan ketulusan, maka segala sesuatunya pasti akan terasa ringan,” tukas mantan Camat Bulagi Selatan ini.

Kegiatan peresmian tersebut, selain dihadiri langsung Bupati H. Rais D. Adam, juga dihadiri oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Bangkep Rusli Moidady, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Tommy B. Luasusun, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Rahmad Labou, Camat Totikum Selatan, Kepala Desa Kalumbatan, BPD Kalumbatan, Babinsa, serta tokoh agama dan para undangan masyarakat desa Kalumbatan. (ir/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!