Rusdin Sinaling: Inovasi Kesehatan Daerah Mandek dan Pemanfaatan Pinjaman Daerah Perlu Dimatangkan

Bangkeppos.com, SALAKAN — Anggota DPRD Bangkep dari Fraksi NasDem, Rusdin Sinaling, menyodorkan catatan keras sekaligus pertanyaan mendasar terkait tiga isu krusial di kabupaten Banggai Kepulauan.
Ketiga isu krusial itu ialah stagnasi layanan kesehatan, realisasi visi misi Bupati di tengah keterbatasan fiskal, dan alokasi pinjaman daerah yang dinilai berisiko pembiayaan ganda.
Rusdin menegaskan, hingga saat ini belum ada inovasi layanan kesehatan yang berkembang di daerah. Sementara, lanjut dia, pemerintah pusat sudah menjanjikan bantuan pembangunan tiga gedung puskesmas pada tahun depan.
“Permintaan pusat soal kesiapan lahan itu menurut saya adalah sebuah keharusan. Tapi untuk apa ada gedung megah tapi tanpa terobosan layanan, saya kira itu hanya akan jadi bangunan mati. Di mana terobosan nyata untuk masyarakat?” tegasnya, pada pembahasan anggaran antara Banggar DPRD-TAPD, Kamis (5/11/2026).
Rusdin juga menyentil tajam pencapaian visi dan misi pemerintah daerah. Dengan kemampuan keuangan yang terus tergerus saat ini, sehingga memunculkan sejumlah pertanyaan besar.
“Dengan kondisi fiskal yang melemah, apakah seluruh program dalam visi misi Bupati masih realistis? Atau kita hanya menyusun rencana di atas kertas tanpa perhitungan yang matang?” ucapnya.
Yang paling tegas lagi, kata mantan Ketua DPRD Bangkep ini, adalah soal pinjaman daerah. Karena itu, ia meminta rencana tersebut disimpan dulu dan dikaji ulang secara menyeluruh.
“Jangan dipaksakan untuk bangun jalan saja. Kita belum tahu, ruas-ruas utama itu mungkin justru akan ditanggung oleh APBN atau APBD Provinsi. Kalau tetap kita biayai dari pinjaman, tentu itu akan terjadi pembiayaan ganda. Jangan sampai kita berutang untuk hal yang sebenarnya sudah ditanggung pihak lain. Padahal, itu adalah bagian dari kerugian daerah yang tidak boleh terjadi,” ungkapnya. (*)
