16 April 2024

Atha Mahmud Dorong Fraksi NasDem Bangkep Hasilkan Produk Legislasi bagi Kemajuan Daerah

0

Ketua DPW Partai NasDem Sulteng, Atha Mahmud, didampingi Ketua DPD NasDem Kabupaten Bangkep, H. Suleman Husen dan Sekretaris Hesmon FVL. Pandili, saat diwawancarai sejumlah wartawan Bangkep, usai pelantikan struktur pengurus DPD NasDem Kabupaten Bangkep, Rabu (9/3/2022) malam, di BPU Kecamatan Tinangkung, Banggai Kepulauan. (foto: hasil tangkap layar youtube)
Bangkeppos.com, SALAKAN- Minimnya produk legislasi daerah kabupaten Bangkep dari hasil inisiatif DPRD, menjadi persoalan yang perlu diseriusi para wakil rakyat Bangkep, tak terkecuali bagi internal anggota fraksi Partai Nasdem.

Atas kondisi itu, DPW Partai NasDem Sulteng sejatinya tidak menginginkan hal itu terjadi.
“Pada prinsipnya, kami Partai NasDem selalu mendorong lahirnya produk legislasi daerah yang inovatif, dan bisa mendukung kemajuan serta pengembangan daerah kabupaten banggai kepulauan,” ujar Ketua DPW NasDem Sulteng, Atha Mahmud, usai melantik struktur pengurus DPD NasDem Bangkep, Rabu (9/3/2022) malam, di BPU Kecamatan Tinangkung.

Diketahui, untuk mengukur kinerja para wakil rakyat di parlemen, salah satunya adalah seberapa banyak produk legislasi daerah berupa perda yang dihasilkan selama menjabat sebagai wakil rakyat di parlemenTrikora Salakan.

Indikator kinerja legislasi daerah pada kalangan internal fraksi Partai NasDem Bangkep, menjadi perhatian bagi Atha Mahmud. Bahkan, Atha justru menyayangkan kelemahan khususnya di fraksi Partai NasDem untuk menggarap produk legislasi daerah.
“Kami selalu mendorong fraksi Nasdem Bangkep untuk melahirkan regulasi yang bisa mendukung kemajuan daerah ini. Apalagi dengan potensi sumber daya alam yang ada. Nah, potensi-potensi yang dimiliki itu, justru tidak tergarap karena lemahnya produk regulasi daerah, ” ujarnya.

Sebagai partai pemenang di kursi parlemen Bangkep, Atha berharap, Partai NasDem menjadi agen perubahan bagi kemajuan dan kesejahteraan di daerah kabupaten banggai kepulauan.
“Bangkep harus bangkit, harus sejajar dengan kabupaten lain yang sudah maju. Misalnya morowali, sebagai kabupaten sudara yang sama-sama pemekaran, namun justru sudah jauh lebih maju,” ungkapnya.

Mestinya menurut Atha, Bangkep juga harus memiliki spirit membangun daerah yang sama.
“Padahal, Bangkep punya potensi kelautan yang luar biasa. Semua itu kembali ke kita, apakah kita mau fokus atau tidak,” tuturnya.

Hal lain yang menjadi bukti dari lemahnya tatanan pembangunan daerah Bangkep yakni, soal arus masuk peluang investasi.
“Hiruk pikuk investasi tak ada satupun yang nyangkut di Bangkep. Itu menunjukan ada hal yang lemah dan belum selesai di daerah ini.” sentilnya.

Olehnya, Atha mengingatkan kepada seluruh kader partai NasDem se- Sulawesi Tengah yang ada dilegislatif, jangan berdiam diri. Terutama, lanjut dia, dalam hal menunjukan gagasan dan ide-ide kreativitas membangun daerah.
“Sekali lagi, saya ingatkan kepada seluruh kader Partai NasDem yang ada dilegislatif jangan berdiam diri. Bukan soal pendapat kita diterima atau tidak. Tapi kita harus mengatakan yang benar, itu benar. Tidak boleh ada kompromi dalam urusan apapun, apalagi itu menyangkut soal kejahatan,” tandasnya. (ir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!